Perjalanan Menggenap #1

Perjalanan menuju genap itu pastinya punya keunikannya tersendiri ya..

Bagi saya, kesiapan menuju kesana itu nggak bisa benar-benar bulat 100%. Manusiawi sih, karena pernikahan itu bukan suatu hal kecil. Tanggung jawabnya besar sekali sebagai seorang makhluk sosial juga sebagai hamba Allah. Pernikahan adalah sebuah janji suci yang disebut mitsaqan ghaliza (perjanjian yang sangat kokoh). Ini benar-benar perkara besar dunia dan akherat.

“Ketika seseorang hendak menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agama. Maka hendaklah dia bertakwa kepada Allah dalam separuh yang tersisa.” (HR. Baihaqi)

Keutamaan menikah ini sendiri yang sebenarnya kadang bikin merinding disko, why? karena kita tau bahwa Allah nggak main-main tentang ini. MasyaAllah, setengah agama tunai dengan menikah. Maka, rasa cemas, rasa takut, khawatir secara lumrah nggak bisa dihindari.

Bagi laki-laki, kadang cemas ..” bisa nggak ya jadi Imam yang baik. ” or ” bagaimana istrinya kelak? apakah menjadi istri yang mudah diarahkan atau sebaliknya.”

Bagi perempuan, kadang cemas..” bagaimana kelak membangun komunikasi yang baik dengan suami..” or ” betul nggak sih dia adalah orang yang tepat..” dan masih banyak lagi tanda tanya lainnya yang mengantri di kepala kita. ^^

Tapi..memang begitu katanya (katanya orang-orang yang sudah menjalankan)

Rasa campur aduk dalam proses menggenap itu nggak terelakkan. Wajar banget ada sedikit kekhawatiran, nervous dan semacam itu, apalagi menjelang pernikahan. Karena ya itu tadi, kita tau benar apa konsekuensinya, hal yang akan kita lewati itu.. bukan hal main-main.

Jadi..sembari meluruskan niatan dalam prosesnya selalu hingga W-day..

kita juga mesti open mind dan banyak belajar maupun diskusi sama orang-orang yang sudah ‘suhu’ dalam hal ini.

Perjalanan menggenap memang penuh tantangan yah. Bagi calon mempelai pria maupun calon mempelai wanita. Tapi ingatlah..selalu ada jalan keluar dari kegundahan yang dirasakan. Karena..apa-apa yang baik kadang memang selalu diterpa dengan ujian.

Yakinlah..dalam fase ini..kita sedang menuju peningkatan, sehingga ujiannya pastinya tidak akan semudah tingkat sebelumnya.

Yang sedang dalam proses menggenap, mari sama-sama kita berdoa. Moga Allah berkahi setiap usaha kita menyempurnakan agama, aamiin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s