5 Hal Yang Dialami Oleh Pasangan Yang LDM (Long Distance Marriage)

7497907_orig

Heihoo bride to be, or..lovely brides di seluruh pelosok negeri. Sudah lama nggak curcol..oopss sharing maksudnya. Alhamdulillah dikasih kesempatan untuk lebih fokus ngurusin Thesis, sekalian mohon doanya yah biar cepat beres dan sukses, lantjar tjaya #hohoho (aji mumpung biar didoain banyak orang, aamiin).

Entahlah, ini pengamatan saya semata atau memang benar begini adanya. Tapi yang namanya LDM sekarang kayaknya lagi marak melanda para newlywed couple yah. Zaman yang kian maju dan hidup yang semakin keras #tsaelaahh, membuat dua sejoli mau nggak mau harus ber-LDM ria. Kalau dibikin trend mungkin LDM juga bisa jadi salah satu yang ‘kekinian’ yah sista #halah. Back to topic, kali ini saya mau share sedikit tentang suka duka jadi LDM couple, biasaaa…saya mah kalau share emang sedikit-sedikit tapi mudah-mudahan bermanfaat yah hehe.

1.  Antique Romantique Yang Tahan Lama

1f836390890219ed329ed9d9880a1981

dududu..biasanya newlywed couple selalu romantis yah, jarang banget yang sibuk berantem mulu. Yah..berantem-berantem bumbu cinta pastinya ada yah, tapi tentunya untuk lebih mengenal dan dengan begitu saling menghargai satu sama lain. Nah, untuk pasangan LDM..biasanya keromantisan akan sedikit tertunda di awal-awal pernikahan, jadi konon katanya romantisnya juga bisa jadi lebih lama. Karena ketemunya cuma sebentar-sebentar pasangan LDM lebih menghargai waktu mereka untuk bertemu. Jadi..pemanfaatan waktunya bisa jadi more romantic dari pasangan yang nggak LDM. Ini hasil survei kecil-kecilan ceritanya hohoho..well meski ini pastinya istri yang LDM pada ngarep diromantisin terus sama suaminya hihihi..hayoo ngaku?

2. Lebih Menghargai Privasi

d91fdc6fe44fdc33a7de13f10619ed86

Pasangan yang LDM biasanya punya trust yang kuat kepada pasangannya, di tempat nun jauh disana, ..meski jauh di mata namun dekat di hati #halah kayak lagu aja hihi..pasangan LDM punya ketangguhan untuk saling menjaga kepercayaan. Well, meski sedikit banyak kekepoan melanda, tapi pasangan LDM biasanya terlatih untuk menjunjung tinggi privasi pasangannya. Kepercayaan ini sangat penting untuk membangun keharmonisan saat berjumpa kembali. Di samping memang harus ada komunikasi yang proporsional dengan pasangan untuk saling menyemangati dan mengingatkan. (Al Asr 1-3).

3. Diterpa Prasangka

9990bdb659d2adb2055dab39f1d74715

Kalau poin 2 membahas tentang saling menghargai, tapi nomor 3 agak kontradiktif. Pasangan LDM biasanya juga diuji hatinya dengan banyak prasangka nih. Apalagi kalau komunikasi kurang terbangun dengan baik. Bisa mikir macem-macem mulu nih. Suami mikirin istrinya begini, istri mikirin istrinya begitu. Oleh karena itu..pasangan LDM dari awal memang harus sudah menguatkan komitmen, sehingga terhindar dari macam-macam prasangka. Well, meski memang sulit-sulit mudah sih, tapi pasti bisa asal ada komunikasi yang baik.

4. Belum Benar-Benar Memahami Pasangan

muslim-couple-00

Pasangan LDM juga bakal sering ngambek-ngambek kecil atau baper-baperan yah heheh #pengalamanbinggo . Kenapa? karena biasanya pasangan LDM belum benar-benar mengenal satu sama lain dengan utuh. Lagi mau ‘kenalan’ sudah kepotong LDM gitu hihi. Walhasil, beberapa hal yang harusnya kita ketahui dari pasangan malah miss. Sehingga terjadilah ngambek-ngambek kecil ini, meski wajar..jangan dibiasain yah. Pasangan LDM juga harus rajin ‘interogasi’ satu sama lain tentang apa yang disukai maupun yang tidak disukai, apa yang akan membuatnya tersenyum atau apa yang akan membuatnya bersedih. #tsaahhh. Jangan sampai suami ngasih hadiah yang malah membuat istri bete seharian, karena istri nggak suka hihihi, dan berlaku juga sebaliknya.

5. Kemanjaan Tingkat Dewa

3d42f43611537f238b9436898c4f403b

Sering nemuin istri atau suami yang manja banget pas ketemu? ahh..pasangan LDM pasti paling tau nih gimana rasanya. Yang biasanya mandiri alias mandi sendiri..jadinya pengen dimandiin hihi #loh?. Ehmm..bukan..bukan..maksud saya begini, yang tadinya apapun dilakukan sendiri, maka setelah berjumpa dengan istri/suami maunya dimanjakan, ya nggak? ” Yang.. pijetin dong” atau ” yang.. elus-elus dong” atau ” yang..ambilin makan dong”..atau ” yang masakin ini yah..” dsb..dsb. Nah, yang begini juga sebenarnya bagus, untuk meningkatkan kekompakan dan keharmonisan tapi jangan tetiba jadi bossy yah. Inget, pasangan kita itu adalah orang yang juga harus kita muliakan dan perlakukan dengan bijak, bukan pelayan. Jadi..manjanya juga jangan kelewatan. Mentang-mentang dah ketemu trus disuruh kerja rodi hahah..janganlah ya.

Okeh, segini dulu sharing-sharingnya. Semoga bermanfaat bagi semua pembaca. Saya doakan semoga yang LDM akan segera dipersatukan, yang tidak LDM semakin langgeng, yang belum menikah diberikan jodoh yang terbaik. Aamiin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s