Bicara Tentang ‘Selera’ Kamu Dalam Memilih Pasangan Hidup

IMG_3877Kamu pernah dengar ada suami yang sedang ngobrol dengan teman-temannya, lalu dia membicarakan istrinya seperti ini : ” ahhh..dia mah nggak ngerti apa-apa, maklum orang kampung.. jadi kurang gaul, kalau ngomong sama dia yang simpel-simpel aja.”.

Atau kamu pernah dengar istri yang lagi kumpul-kumpul sama gengnya trus ngobrolin keburukan suaminya ” suamiku mah payah, gajinya sedikit..susah kalau minta apa-apa. Boro-boro perawatan, uang makan aja harus hemat-hemat. ”

Atau kejadian lainnya yang serupa seperti kasus di atas.  Misalnya ” istriku mah males, masak aja nggak becus, gimana mau ngurus anak!” atau ” suamiku seleranya rendah, kalau beli barang maunya yang murah-murah terus.” dsb dsb..

Sebentar…saya hela napas dulu sambil beristighfar. Semoga saya terhindar dari menjadi istri yang suka memperbincangkan hal-hal yang tak penting. hasbunallah wa’nikmal wakil.

Nah, sahabat..poin utama yang ingin saya sampaikan dalam tulisan ini adalah. Heloooo para suami dan istri yang banyak mengeluh tentang selera buruk/rendahan pasangan kalian, harusnya banyak-banyak bercermin dan bermuhasabah, kalian adalah bagian dari selera itu, SADARKAHHH???

Suami/istri yang kalian perbincangkan seperti ini dan itu adalah sosok yang dulu kalian perjuangkan untuk jadi teman hidup, begitupula dirinya memperjuangkan kalian. Back to the past, jangan lari dari masa lalu dimana kalian dengan penuh kesungguhan mengikat janji dan bersumpah untuk saling menjaga satu sama lain.

Sahabat, kita pastinya paham ya, sosok pendamping hidup kita kelak bukan MR or MRS PERFECT, karena kita juga bukan istri dan suami yang sempurna kan? Jadi kelak..jangan terlalu banyak menuntut sebelum mengintrospeksi diri. Apakah selama ini kita sudah menjadi suami dan istri yang baik? atau paling tidak berusaha menjadi suami dan istri yang baik dengan terus memperbaiki diri?

Nah..nampaknya masih banyak sosok-sosok yang seperti saya tuliskan di atas yah. yang kadang-kadang suka kelewatan ‘ngobrolin’ pasangannya dengan teman-teman ngobrolnya. Padahal sepasang suami istri ialah pakaian satu sama lain. Sebagai seorang muslim, harus tau nih..bahwa pakaian yang dimaksud dalam Al Quran ditinjau dari segi fungsionalnya, bukan sekedar fisiknya. Apa sih fungsi pakaian? yup! menutupi aurat dan melindungi tubuh kita, lekat dengan hal yang bersifat penuh keindahan dan kehormatan, jadi itulah makna pasangan sebagai suatu yang seharusnya kita jaga kehormatannya.

So, pasangan mana yang tega mengoyak ‘kehormatannya’ sendiri dengan bilang istrinya begini dan suaminya begitu?

Nah, sahabat..ini pun nasihat bagi diri saya pribadi, kelak suatu masa saya khilaf mohon diingatkan. Mari kita menjadi sosok yang menjaga ‘selera’ kita dengan baik. Menjadi seutuh-utuhnya, sebaik-baiknya pakaian bagi pasangan kita. Jikapun ada masalah jangan buru-buru curcol ke teman, tapi selesaikan dulu baik-baik ke pasangan, sebisa mungkin kita saling menjaga aib masing-masing kita. InsyaAllah akan dibantu pula oleh Allah Yang Maha Penyayang.

Okeh, sampai disini dulu pembahasan ‘selera’-nya, semoga bermanfaat. wallahu’alam.

Advertisements

2 thoughts on “Bicara Tentang ‘Selera’ Kamu Dalam Memilih Pasangan Hidup

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s