Surat Untuk Mama

Ma, kelak tulisan ini membuatku takkan pernah lupa betapa aku mencintaimu..

Mungkin saat mendadak kepikunan aku meradang, atau aku sedang marah yang mendramatisir, aku tetap ingat betapa aku mencintaimu, dan begitu pula denganmu Ma..yang terus mencintaiku tanpa pernah memandang usiaku yang kian menua. Kedewasaan pada diriku, bukanlah apa-apa dibandingkan dengan kasih sayangmu yang senantiasa menyapaku sebagai seorang gadis kecil yang selalu merengek minta ini-itu di hadapanmu.

Yang selalu bertanya ” Mama mau kemana?” saat kau sedikit berdandan rapi.

Yang selalu bertanya ” Ma,,lihat cas-an HP ku ngga?” ..” Ma liat kaos kakiku ngga?” dan pertanyaan-pertanyaan simpel yang bahkan harus kutanyakan kepadamu. Ahhh..kalau ada Mama, apapun bisa jadi pertanyaan. 🙂

Ma, hari ini adalah kali pertama aku menjalani USG..ada seonggok daging di rahimku yang kelak akan memanggilku ‘Ibu’ (insyaAllah). Uhhh..rasanya soooo excited!! Ajaib! Sekarang.. aku baru sedikit mengerti bagaimana rasanya menjadi ibu. Ternyata itu tugas yang luar biasa yah. Kecemasanku, kekhawatiranku, kebahagiaanku, rasa campur aduk ini pastinya hanya seorang calon ibu yang dapat benar-benar merasakannya.

Ma, aku dapat membayangkan betapa hati-hatinya dirimu saat mengetahui kehamilan pertamamu. Aku merasakannya Ma, saat bagaimana aku harus memperhatikan apa yang aku makan, saat aku cemas untuk sekedar berjalan cepat atau naik turun tangga, saat aku harus bangun tidur dengan rasa lapar yang sangat, saat harus mual dengan bebauan atau makanan/minuman yang kurang rasa, saat begitu ketakutan saat naik kendaraan, Ma..aku mengalaminya sekarang..

Saat kelak akan kelihatan membengkak karena nafsu makan yang membludak, atau saat uang menipis tak terduga karena kebutuhan ini-itu..untuk sekedar menjaga anak dikandungan tetap sehat dan dalam kondisi yang sebaik mungkin. Ma..aku mengalaminya sekarang. Aku mengalami disaat aku tidak peduli dengan penampilanku yang gemuk, tidak peduli saat aku makan di tengah malam, tidak peduli saat aku harus melakukan banyak hal untuk menjaga dia yang dalam rahimku tetap baik-baik saja, minum vitamin tiap hari, beli buah-buah yang mahal, atau apapun..

Ma, kelak..aku ingin membesarkan anakku lebih baik daripada diriku. Meski aku tak tau, apakah aku mampu atau tidak, namun aku akan berusaha keras. Seperti dirimu yang membesarkanku dengan cinta, seperti dirimu yang selalu ada di belakangku untuk mendukungku, seperti dirimu yang selalu membanggakanku, Ma..aku akan membesarkan anakku kelak agar ia tau betapa orang tuanya mencintai tanpa pamrih.

Ma, dengan tulisan singkat ini aku ingin kau tau betapa aku mencintaimu. Meskipun aku yakin, bahwa cintaku tak pernah melampaui cintamu padaku. Tapi,.kelak disaat aku mulai pikun, aku ingin tetap menyimpan rasa ini, bahwa engkau adalah salah satu orang yang paling berarti yang pernah Allah berikan kepadaku Ma. Cintamu mengajarkan banyak hal. Bahkan kekhawatiranku kehilanganmu makin menjadi, meski aku tau bahwa meninggalkan dan ditinggalkan adalah keniscayaan.

Ma, maafkan aku. Tiap hari aku ingin meminta maaf padamu, atas segala kesalahan yang pernah aku lakukan. Atas sikap tak pantasku, atas perkataanku yang menyakitimu, atas apapun yang kulakukan dan tak membuat senang. Tiap hari aku ingin menebusnya, maka..kuminta tiap hari minimal 5 kali dalam sujudku, semoga Allah selalu mencintaimu Ma. Karena sungguh aku masih jauh dari soleha untuk menjadi jaminanmu kelak di akhirat, maka aku berusaha tiap hari menghaturkan sedikit doa, semoga hal ini cukup bermakna dihadapanNya.

Ma, dengan tulisan ini aku ingin mengatakan bahwa aku sungguh mencintaimu. Bahkan saat menulisnya aku tak sanggup menahan air mata dan hidungku yang berair terus-terusan, karena kata CINTA sungguh sangat dalam pertanggungjawabannya. Dan untuk itu, aku tak pernah berani menandingi cintamu padaku. Aku yakin tak pernah bisa Ma. Oleh karenanya, aku ingin mengingatnya, akan kujadikan ia bekal membesarkan anakku kelak dengan cinta sebesar itu.

Ma, aku tau tidak ada ibu yang sempurna. Tapi aku percaya, banyak ibu yang mengusahakan yang terbaik yang mereka bisa untuk anak-anaknya. Dan siapapun itu, mereka adalah ibu yang hebat!

Ma, sekali lagi,,aku ingin bilang : I LOVE YOU.

Semoga Allah kelak mempertemukan kita di tempat terbaik di sisiNya. Aamiin.

DSC_0969 new

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s